Oleh: Selena Aurelia Chandra | XIIA.1.2.2
Dari ruang kelas menuju dunia yang lebih luas, para alumni berbagi cerita bahwa setiap pengalaman, termasuk kesalahan, dapat menjadi pelajaran berharga untuk masa depan.
Jumat, 25 September 2026, suasana kelas XIIA.1.2.2 SMA Xaverius 1 Palembang terasa berbeda. Kehadiran para alumni membawa kami sejenak melihat kehidupan setelah SMA, mulai dari pengalaman kuliah hingga tantangan di dunia kerja. Didampingi wali kelas, Ibu Ermelinda Elita Siswaningsih, S.Pd., kami menyimak cerita yang penuh pengalaman, kejutan, dan inspirasi.
Pengalaman yang Menjadi Pelajaran
Koko Darmadi Putra, alumni tahun 2001, membagikan pengalamannya menempuh pendidikan di Amerika Serikat sambil bekerja paruh waktu. Ia pernah menjadi petugas keamanan di sebuah universitas dan mengalami kejadian tak terduga ketika demonstrasi berlangsung. Rasa penasarannya terhadap semprotan merica membuatnya ikut terkena semprotan hingga harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Pengalaman lucu sekaligus menegangkan lainnya terjadi ketika ia bekerja di restoran. Saat tidak sengaja menjatuhkan hidangan ikan ke paha pelanggan, ia justru mengangkatnya kembali dan menyajikannya. Akibatnya, ia mendapat teguran dari manajer.
Di balik kisah-kisah tersebut, ada pelajaran tentang pentingnya kewaspadaan, keberanian menghadapi pengalaman baru, dan kesediaan belajar dari kesalahan. Koko juga mengingatkan kami bahwa komunikasi bukan hanya tentang berbicara, melainkan juga tentang bahasa tubuh, ekspresi, dan kemauan mendengarkan.
Sementara itu, Kak Fernando Agustinus, S.T., alumni tahun 2014, berbagi pengalaman bekerja di bidang pertambangan di Kalimantan dan Sulawesi. Ia menjelaskan bahwa pekerjaan tersebut membutuhkan kolaborasi berbagai bidang, seperti geologi, geofisika, metalurgi, teknik sipil, dan teknik elektro. Ceritanya menyadarkan kami bahwa keberhasilan tidak hanya bergantung pada kemampuan pribadi, tetapi juga pada kerja sama dan penghargaan terhadap keahlian orang lain.
Alumni perempuan yang turut hadir juga berbagi pengalaman bekerja di EVOS Esports. Kisahnya membuka wawasan kami bahwa dunia kerja menawarkan beragam peluang yang dapat dijelajahi sesuai minat dan kemampuan.
Menatap Masa Depan dengan Lebih Terbuka
Bagi kami, siswa kelas XII yang sedang memikirkan kuliah dan pilihan karier, pertemuan ini terasa dekat dengan kehidupan nyata. Kami belajar bahwa perjalanan menuju masa depan tidak selalu mulus. Ada kesalahan yang perlu diperbaiki, tantangan yang harus dihadapi, dan kesempatan yang mungkin datang dari arah yang tidak terduga.

Para alumni tersebut pernah berada di bangku sekolah yang sama dengan kami. Kini, melalui pengalaman mereka, kami memahami bahwa masa depan tidak harus diketahui seluruhnya sejak awal. Yang terpenting adalah berani mencoba, mau belajar, terbuka terhadap perubahan, dan tidak takut memperbaiki diri.
Mereka pernah di sini, melewati masa yang kini sedang kami jalani. Dan melalui cerita mereka, kami belajar bahwa masa depan bukan sekadar sesuatu yang ditunggu, melainkan sesuatu yang dipersiapkan melalui setiap langkah kecil hari ini.*** (Ignas)