Waktu persiapan yang singkat ternyata tidak menghalangi Theresa Nauri dari kelas XIA.1.1.1 dan Angel Susanto dari kelas XIA.2.2 untuk menorehkan prestasi membanggakan di BINUS University. Dengan semangat belajar dan keberanian mencoba, keduanya berhasil meraih Juara 3 Ideation Competition, Best of the Best Smarta, dan Best Content Ideation Competition dalam lomba yang berlangsung di Semarang pada 9 Mei 2025.
Awalnya, mereka hanya memiliki waktu sekitar lima hari sebelum pendaftaran ditutup. Ide yang semula masih berupa proposal sederhana kemudian diwujudkan menjadi sebuah inovasi nyata: alat bantu tunanetra berbasis sensor jarak yang dibuat dari pipa paralon daur ulang. Karena berbasis IoT, proses pengerjaan produk membutuhkan ketelitian dan kerja sama yang baik agar alat dapat berfungsi sesuai harapan.
Di balik keberhasilan itu, ada dukungan hangat dari Pak Wira dan Bu Rita yang mendampingi mereka sejak awal hingga tahap final. Bimbingan para guru membuat perjalanan lomba terasa lebih bermakna dan penuh semangat.
Namun, lebih dari sekadar piala dan penghargaan, pengalaman paling berharga bagi Theresa adalah kesempatan bertemu dengan banyak peserta dari berbagai daerah. Dari sana, mereka belajar bahwa sebuah ide kecil bisa menjadi sesuatu yang besar ketika dikerjakan dengan tekun, berani, dan penuh kepedulian terhadap sesama.
Prestasi ini menjadi pengingat bahwa keterbatasan waktu bukan alasan untuk berhenti mencoba. Kadang, keberanian untuk memulai justru menjadi langkah awal menuju hal-hal luar biasa.*** (Ignas)