Info Sekolah
Sabtu, 09 Mei 2026
  • SMA Xaverius 1 Telah membuka pendaftaran baru Tahun ajaran 2026/2027 lengkapnya website : https://ppdb.smaxaverius1.sch.id/
  • SMA Xaverius 1 Telah membuka pendaftaran baru Tahun ajaran 2026/2027 lengkapnya website : https://ppdb.smaxaverius1.sch.id/
29 Agustus 2025

Pak Sahala: Dua Puluh Lima Tahun Mengabdi dengan Matematika, Hidup Sehat dengan Jalan Santai

Jum, 29 Agustus 2025 Dibaca 465x

BAGI siswa-siswi SMA Xaverius 1 Palembang, nama Pak Sahala sudah tidak asing lagi. Beliau bukan hanya seorang guru Matematika, tetapi juga sosok yang setia, disiplin, dan penuh inspirasi. Sejak 25 Agustus 2000, Pak Sahala resmi bergabung mengajar di sekolah ini, setelah sebelumnya sempat mengajar di berbagai sekolah di Palembang, mulai dari SMA Bina Warga 1, STM YPT, hingga beberapa sekolah Xaverius lainnya.

Menjadi guru Matematika bagi beliau bukanlah pilihan awal. Dulu, cita-cita utamanya adalah menjadi sarjana teknik industri. Dua kali mencoba jalur itu, hasilnya tetap belum berpihak. Akhirnya, ia melanjutkan kuliah di IKIP Medan (kini Universitas Negeri Medan) dan menemukan panggilannya sebagai seorang pendidik. “Mungkin sudah darah keturunan juga, karena almarhum ayah saya seorang guru,” ujarnya sambil tersenyum.

Mengajar Matematika tentu punya tantangan tersendiri. Menurut Pak Sahala, materi seperti Geometri dan Trigonometri sering jadi “momok” bagi siswa. Namun ia punya prinsip sederhana yang selalu ia tanamkan:

“Salah boleh, bohong jangan. Kesalahan terbesar manusia adalah tidak melakukan apa-apa.”

Prinsip itu membuat murid-murid lebih berani mencoba, tanpa takut salah.

Di luar kelas, belakangan ini Pak Sahala semakin akrab dengan olahraga ringan. Usianya yang sudah 60 tahun membuatnya menyesuaikan diri. “Kalau dulu saya suka sepakbola, voli, tenis meja, bulutangkis, sekarang paling nyaman ya jalan santai atau jogging,” tuturnya. Setiap pagi, sejak pukul 04.30, ia sudah rutin melangkah sekitar 5 kilometer atau 7000 langkah. Kebiasaan ini bukan hanya menjaga tubuh tetap bugar, tetapi juga membuat pikirannya lebih tenang dan siap mengajar sepanjang hari.

Bagi Pak Sahala, hidup sehat dan belajar adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. “Belajar itu sepanjang hayat, olahraga juga harus terus dilakukan,” katanya. Ia percaya penyakit pasti datang, tapi bisa dibatasi dengan gaya hidup sehat dan hati yang bersih. Pesannya sederhana namun penuh makna:

“Obat yang paling mujarab itu bukan aspirin, bukan juga vitamin, tapi membuang rasa benci di hati.”

Tak lupa, ia menutup dengan kutipan dari Kitab Suci:

“Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu.” (Efesus 4:26).

Bagi murid-muridnya, Pak Sahala bukan sekadar guru Matematika. Ia adalah teladan tentang ketekunan, kesederhanaan, dan bagaimana menjalani hidup dengan penuh syukur.*** (Ignas)

 

Agenda

15
Jul 2025
waktu : 07:00
Agenda telah lewat
20
Jan 2025
waktu :
Agenda telah lewat
16
Nov 2024
waktu : 18:00
Agenda telah lewat