Page 28 - Gita Edisi Juli 2025-Mei 2026
P. 28
PRESTASI
"Awalnya, saya lebih suka matematika. Logika, X,
" A waln y a, saya lebih suka matematika. Logika,
L o gik a,
hitung-hitungan, rasanya lebih cocok dengan
hitung-hitungan, rasanya lebih cocok dengan
mat ematik a.
suk a
cocok
lebih
dengan
lebih
sa y a
saya dibanding hafalan. Tapi sejak kelas X, X,
k elas
sa y a dibanding hafalan. Tapi sejak kelas
rasan y a
"Awalnya,
s ejak
hitung-hitungan,
T api
fisik a mulai mencuri perhatian. Alasannya
fisika mulai mencuri perhatian. Alasannya
Alasann y a
dibanding
s ederhana: Fisika terasa lebih nyata, bisa
haf alan.
sederhana: Fisika terasa lebih nyata, bisa
perhatian.
mencuri
saya
bisa
lebih
dipakai dalam kehidupan sehari-hari." Itulah
dipak ai dalam kehidupan sehari-hari." Itulah
n y ata,
mulai
t erasa
fisika
Itulah
Fisik a
yang diungkapkan Rafael Marquez Queenata,
y ang diungkapkan Rafael Marquez Queenata,
s ehari-hari."
sederhana:
k ehidupan
Q ueenata,
Marquez
dalam
yang sekarang menjadi siswa kelas XII A1.1.1.
Raf ael
yang sekarang menjadi siswa kelas XII A1.1.1.
dipakai
diungk apk an
y ang s ek arang menjadi sis wa k elas XII A 1. 1. 1.
yang
l
z
e
q
e
a
f
a
u
R
r
M
Rafael Marquez Foto: Dokumentasi Pribadi
a
Rafael Marquez
Queenata
Q u e e n a t a
Queenata
Dari Matematika ke Fisika:
D D a r i M a t e m a t i k a k e F i s i k a :
t
i
a
t
m
e
k
F
r
e
i
k
s
i
a
a
i
:
a
k
a
M
d
T
u
e
r
k
e
r
M
O
i
a
g
j
l
p
m
i
a
e
Perjalanan Tak Terduga Menuju Olimpiade
P P
a
n
u
n
a
T
e
a
u
l
d
j
a
n
M
p
m
i
i
e
d
a
l
u
n
e
j
O
u
n
a
a
n
r
e
j
l
a
T
r
e
T
g
u
d
a
a
k
“Perasaan saya campur aduk ketika “Sejak itu, Bu Dona jadi sosok penting
akhirnya lolos OSN Fisika tingkat kota dalam perjalanan saya. Cara beliau
dan melangkah ke provinsi. Gugup, mengajar, sabar, sistematis, dan
menyenangkan, membuat saya lebih
minder, tapi juga bangga. Meski percaya diri. Bersama teman-teman
langkah saya terhenti sebelum seperjuangan, kami belajar bareng,
nasional, pengalaman itu jadi titik melewati soal sederhana sampai
balik. Saya sadar, mungkin memang di yang bikin pusing.” Demikian kata
bidang Fisika-lah saya lebih cocok.” Rafael yang memperoleh
pendampingan dari Ibu Dona, guru
Lucunya, motivasi serius di bidang mata pelajaran Fisika SMA Xaverius 1
Fisika justru lahir karena sebuah Palembang.
“ketelatan”. “Saat pendaftaran OSN
dibuka, saya telat mendapat info. Rafael berharap bahwa dirinya bisa
Padahal kalau sempat, saya pasti terus mengasah diri, mencoba
memilih matematika. Untungnya, Ibu lomba-lomba Fisika lain, dan kelak
Dona, guru Fisika saya, menawarkan masuk jurusan Teknik Mesin. Semua
kesempatan ikut OSN Fisika. Karena berawal dari satu hal: kepercayaan
tak ingin mengecewakan beliau, saya seorang guru dan keberanian untuk
pun menerima tantangan itu.” mencoba. (Redaksi Gita)
28

