309 Siswa Angkatan 75 SMA Xaverius 1 Palembang Rayakan Perjalanan Tiga Tahun yang Tak Terlupakan
Sabtu malam, 16 Mei 2026, Gedung Xaverius Centrum Studiorum Palembang tampak berbeda. Lampu-lampu yang berkilauan, deretan jas dan gaun yang elegan, serta senyum yang menghiasi wajah para siswa menciptakan suasana yang istimewa. Namun di balik kemeriahan itu, ada sesuatu yang jauh lebih berharga daripada dekorasi dan kemewahan malam itu: kenangan.
Sebanyak 309 siswa kelas XII Angkatan 75 SMA Xaverius 1 Palembang berkumpul dalam acara pelepasan yang menjadi penanda berakhirnya perjalanan mereka sebagai siswa SMA. Sebuah malam yang bukan hanya tentang perpisahan, tetapi juga tentang rasa syukur atas perjalanan panjang yang telah dilalui bersama.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia Prom Night 2026, Chesya Stefany Aurencia Bakri dari kelas XIIA.3.1, mengajak seluruh hadirin untuk memaknai malam tersebut sebagai salah satu halaman terindah dalam kehidupan mereka.
“Malam ini bukan hanya tentang gaun yang indah, jas yang rapi, lampu yang mewah, ataupun dekorasi yang megah. Lebih dari itu, malam ini adalah tentang kenangan,” ungkapnya.
Kalimat sederhana itu seolah mewakili perasaan seluruh siswa yang hadir. Tiga tahun lalu mereka datang dengan cerita yang berbeda-beda. Ada yang memulai sebagai orang asing, ada yang masih mencari jati diri, ada pula yang harus berjuang menghadapi berbagai tantangan. Namun waktu telah mempertemukan mereka dalam ruang yang sama, mengajarkan arti persahabatan, kerja keras, kegagalan, dan keberanian untuk bangkit kembali.
Di lorong-lorong sekolah itulah tawa pernah bergema. Di ruang-ruang kelas itulah mimpi mulai dirangkai. Di balik tugas yang menumpuk, ujian yang melelahkan, dan berbagai kegiatan sekolah yang menyita energi, tumbuh ikatan yang perlahan menjadikan mereka bukan sekadar teman sekelas, melainkan keluarga.
Malam pelepasan itu juga menjadi momen penuh penghargaan bagi para guru. Chesya mewakili seluruh siswa menyampaikan rasa terima kasih kepada para pendidik yang selama ini mendampingi perjalanan mereka. Bukan hanya mengajar pelajaran di kelas, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kehidupan yang akan menjadi bekal berharga di masa depan.
Bagi para siswa, para guru adalah sosok yang membantu mereka melangkah lebih dekat menuju mimpi-mimpi yang dahulu tampak jauh. Setiap nasihat, setiap teguran, dan setiap dukungan yang diberikan selama tiga tahun terakhir kini terasa semakin bermakna ketika mereka berdiri di ambang kelulusan.
Malam itu juga membawa kesadaran bahwa setelah ini jalan hidup akan mulai bercabang. Ada yang akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, ada yang merantau ke kota lain, bahkan mungkin ke luar negeri. Jarak dan kesibukan bisa saja membuat pertemuan menjadi semakin jarang. Namun SMA Xaverius 1 Palembang akan selalu menjadi titik temu yang menyatukan cerita mereka.

Karena pada akhirnya, sekolah bukan hanya tempat untuk belajar matematika, sains, atau bahasa. Sekolah adalah tempat di mana persahabatan tumbuh, karakter dibentuk, dan mimpi-mimpi mulai menemukan arahnya.
Ketika acara berakhir dan malam perlahan berganti menjadi kenangan, tersisa satu pesan yang terus hidup dalam hati setiap siswa Angkatan 75: setiap akhir selalu membawa awal yang baru.
Malam pelepasan itu memang menutup satu bab penting dalam kehidupan mereka. Namun pada saat yang sama, malam itu juga membuka pintu menuju petualangan yang lebih besar.
Selamat melangkah, Angkatan 75. Dunia menanti cerita-cerita hebat yang akan kalian tulis selanjutnya.*** (Ignas)