Info Sekolah
Selasa, 10 Feb 2026
  • SMA Xaverius 1 Telah membuka pendaftaran baru Tahun ajaran 2026/2027 lengkapnya website : https://ppdb.smaxaverius1.sch.id/
  • SMA Xaverius 1 Telah membuka pendaftaran baru Tahun ajaran 2026/2027 lengkapnya website : https://ppdb.smaxaverius1.sch.id/
4 Februari 2026

Belajar Memimpin Sejak Bangku Sekolah: Jejak Kepemimpinan Arsenio Hugo Nayotama di Pemilu OSISKA SMA Xaverius 1 Palembang

Rab, 4 Februari 2026 Dibaca 37x

Di tengah hiruk-pikuk aktivitas sekolah, SMA Xaverius 1 Palembang kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya demokrasi melalui Pemilihan Ketua OSISKA tahun 2026. Bukan sekadar memilih pemimpin, kegiatan ini menjadi ruang belajar nyata tentang kepemimpinan, tanggung jawab, dan nilai-nilai kebangsaan bagi seluruh siswa.

Sejak awal, proses pemilihan dirancang secara profesional. Pengurus OSISKA membentuk Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), serta Panitia Pemilu, layaknya sistem demokrasi nasional. Langkah ini menunjukkan bahwa sekolah tidak hanya mengajarkan teori demokrasi, tetapi juga menghidupkannya dalam praktik sehari-hari.

Puncak rangkaian kegiatan berlangsung pada Senin, 2 Februari 2026. Atrium St. Yohanes Paulus II menjadi saksi debat terbuka antar-kandidat ketua OSISKA: Pascalis, Hugo, dan Petra. Di hadapan siswa dan guru, ketiganya menyampaikan gagasan, visi, serta komitmen mereka bagi masa depan organisasi siswa. Suasana penuh semangat, kritis, dan edukatif terasa kental, menandai tumbuhnya budaya dialog yang sehat di lingkungan sekolah.

Enam (6) bilik suara di ruang pertemuan lantai 3.

Pada hari yang sama, proses pemungutan suara dilaksanakan di Ruang Pertemuan lantai 3 dengan prinsip LUBER: Langsung, Umum, Bebas, dan Rahasia. Setiap siswa menggunakan hak pilihnya secara bertanggung jawab. Dari sinilah terlihat bahwa demokrasi bukan sekadar kata, melainkan pengalaman yang sungguh dihidupi.

Salah satu kandidat yang mencuri perhatian adalah Arsenio Hugo Nayotama. Dengan mengusung visi membentuk siswa dan pengurus OSISKA yang berkarakter, inovatif, kreatif, dan komunikatif berdasarkan nilai-nilai Pancasila, Hugo menampilkan sosok pemimpin muda yang matang dalam berpikir dan bertindak.

Bagi Hugo, proses pencalonan bukanlah sekadar ajang kompetisi, melainkan perjalanan pembelajaran. Ia mengungkapkan bahwa pengalaman ini mengajarkannya untuk mengelola waktu secara bijaksana, mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh, serta melatih diri menghadapi berbagai kemungkinan. Yang paling ia tekankan adalah pentingnya komunikasi dalam organisasi.

“Komunikasi adalah kunci,” demikian prinsip yang ia pegang. Tanpa komunikasi yang baik, menurutnya, sebuah organisasi akan kehilangan arah dan semangat kebersamaan.

Dalam pandangannya, pemimpin yang baik bukanlah sosok yang merasa paling hebat, melainkan yang mau membuka diri, mendengarkan, dan melayani. Sikap terbuka menjadi pintu awal terbangunnya relasi yang sehat antaranggota. Selain itu, disiplin dan kesediaan untuk berkorban demi kepentingan bersama menjadi nilai utama yang harus dimiliki seorang ketua OSIS.

Menariknya, semangat kepemimpinan Hugo tidak berhenti pada kemungkinan terpilih atau tidak. Ia menegaskan bahwa apa pun hasil pemilihan, ia tetap siap berkontribusi bagi sekolah. Dengan menaati peraturan, aktif mencari peluang lomba, serta terlibat dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan, Hugo ingin terus menjadi bagian dari kemajuan SMA Xaverius 1 Palembang.

Baginya, kepemimpinan bukan soal jabatan, melainkan tentang sikap dan tindakan nyata. Seorang pemimpin sejati tetap bekerja, melayani, dan memberi dampak positif, bahkan ketika tidak berada di posisi teratas.

Hugo, kandidat no 2.

Kisah Arsenio Hugo Nayotama dalam Pemilu OSISKA 2026 menjadi cermin bahwa pendidikan karakter dan kepemimpinan dapat tumbuh subur di lingkungan sekolah. Melalui proses demokrasi yang sehat, siswa belajar tentang kejujuran, tanggung jawab, kerja sama, dan cinta terhadap nilai-nilai Pancasila.

SMA Xaverius 1 Palembang, melalui kegiatan ini, tidak hanya mencetak siswa berprestasi secara akademik, tetapi juga membentuk generasi muda yang siap menjadi pemimpin masa depan: cerdas, berintegritas, dan berjiwa melayani.

Dari bangku sekolah, dari ruang debat, dari bilik suara, di sanalah benih-benih kepemimpinan bangsa mulai tumbuh. *** (Ignas)

Agenda

15
Jul 2025
waktu : 07:00
Agenda telah lewat
20
Jan 2025
waktu :
Agenda telah lewat
16
Nov 2024
waktu : 18:00
Agenda telah lewat