Page 40 - Gita Edisi Juli 2025-Mei 2026
P. 40
BERITA
di SMA Xaverius 1 Palembang
IDENtiTAS BANGSA YANG HIDUP DI SETIAP MOTIF
Palembang, 2 Oktober 2025, Suasana berbeda menyelimuti SMA Xaverius 1 Palembang
pada Kamis pagi. Seragam putih-abu yang biasa terlihat di setiap sudut sekolah, hari ini
berganti dengan ragam warna dan motif batik yang semarak. Dari lapangan hingga ruang
kelas, corak batik memenuhi pandangan, menciptakan harmoni budaya yang hidup di
tengah generasi muda.
Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, Bapak Herman Sunu, menyampaikan imbauan
agar seluruh siswa mengenakan batik dengan bawahan berwarna hitam atau gelap
sesuai ketentuan sekolah. “Perayaan ini sederhana, tetapi memiliki makna besar bagi
siswa untuk mencintai dan melestarikan warisan budaya Indonesia,” ujarnya.
BANGGA MENJADI GENERASI PENERUS
Bagi Vera Amelia (XIA.2.1), mengenakan batik memberi
sensasi baru yang membangkitkan semangat.
“Rasanya seperti ganti ‘skin’ baru. Kalau bisa, seragam
putih-abu diganti batik saja, Pak,” ujarnya sambil
tertawa.
Sementara Celsa Mourinhe Neraza (XIA.1.2.2) menilai,
memakai batik bukan sekadar penampilan, tetapi juga
bentuk penghormatan terhadap leluhur.
“Ini wujud cinta budaya Indonesia, sekaligus cara
sederhana menjaga warisan agar tetap hidup,” tuturnya.
MOTIF YANG BERKESAN
Setiap siswa memiliki selera berbeda terhadap motif batik. Vera lebih menyukai motif
bunga karena tampil cerah dan segar, sedangkan Celsa memilih gaya cheongsam
yang menurutnya anggun dan unik.
“Setiap motif itu seperti bahasa tanpa kata, ada cerita, makna, dan keindahan
tersendiri,” kata Celsa.
40

