Info Sekolah
Kamis, 28 Mei 2026
  • SMA Xaverius 1 Telah membuka pendaftaran baru Tahun ajaran 2026/2027 lengkapnya website : https://ppdb.smaxaverius1.sch.id/
  • SMA Xaverius 1 Telah membuka pendaftaran baru Tahun ajaran 2026/2027 lengkapnya website : https://ppdb.smaxaverius1.sch.id/
28 Mei 2026

Aleycia: Mengenal Diri, Memahami Sesama

Kam, 28 Mei 2026 Dibaca 12x

Bagi sebagian orang, memilih jurusan kuliah mungkin sekadar menentukan masa depan pekerjaan. Namun bagi Aleycia Gracecita Rapha, siswi XIIA.1.1.2, pilihan untuk masuk jurusan Psikologi justru berawal dari perjalanan mengenal dirinya sendiri.

Siswi yang akrab dipanggil Cia ini dikenal memiliki banyak minat. Ia senang bermain piano, menari, hingga bermain game online. Di balik kesehariannya yang ceria, ternyata ada rasa ingin tahu yang besar tentang manusia: mengapa seseorang berpikir, merasa, dan bertindak dengan cara tertentu.

Ketertarikan itulah yang akhirnya membawanya diterima di jurusan Psikologi Universitas Negeri Yogyakarta.

Bagi Cia, psikologi bukan hanya tentang teori atau membaca kepribadian orang lain. Ia ingin memahami lebih dalam tentang dirinya sendiri sekaligus belajar membantu orang lain menghadapi persoalan hidup mereka. Menariknya, sejak awal ia juga tertarik pada dunia kriminologi karena sama-sama mempelajari perilaku manusia dan persoalan sosial.

“Saya ingin mengetahui alasan di balik tindakan dan pikiran seseorang,” ungkapnya. Dari keinginan sederhana itu tumbuh cita-cita yang besar: menjadi pribadi yang mampu hadir dan membantu sesama.

Perjalanan memilih kampus pun tidak selalu mudah. Awalnya, Cia memiliki impian untuk masuk Universitas Gadjah Mada karena kualitas jurusan psikologinya yang sangat baik. Namun ia sadar bahwa hidup tidak hanya tentang mimpi, tetapi juga tentang kebijaksanaan dalam mengambil keputusan.

Cia: keberhasilan itu ketika seseorang bertumbuh dan memaksimalkan kesempatan yang ada

Dengan realistis, ia memilih UNY sebagai pilihan yang lebih sesuai dengan kemampuannya. Selain itu, Yogyakarta juga memberinya banyak daya tarik: suasana kota pelajar, biaya hidup yang lebih terjangkau, dan kekayaan sejarah yang ingin ia jelajahi. Baginya, keputusan itu juga menjadi bentuk kasih kepada orang tua, agar biaya pendidikan tidak semakin membebani keluarga.

Di balik sikapnya yang realistis, tersimpan kedewasaan yang tidak semua remaja miliki. Cia memahami bahwa keberhasilan bukan selalu tentang memilih tempat paling bergengsi, melainkan tentang bagaimana seseorang bertumbuh dan memaksimalkan kesempatan yang ada.

Setelah lulus kuliah nanti, ia berharap bisa mendapatkan pekerjaan yang layak, melanjutkan program profesi, dan suatu hari menjadi seorang psikolog. Namun lebih dari itu, ada satu impian sederhana yang terus ia simpan dalam hati: membanggakan orang tua dan membantu mencukupi kebutuhan mereka.

Kisah Cia mengingatkan bahwa perjalanan menuju masa depan tidak selalu harus dimulai dengan langkah yang paling mewah. Kadang, langkah yang sederhana, realistis, dan penuh kesadaran justru membawa seseorang semakin dekat pada tujuan hidupnya.*** (Ignas)

Agenda

15
Jul 2025
waktu : 07:00
Agenda telah lewat
20
Jan 2025
waktu :
Agenda telah lewat
16
Nov 2024
waktu : 18:00
Agenda telah lewat