MARSELINA Putri, atau yang akrab disapa Seli, siswa kelas XII SMA Xaverius 1 Palembang, kembali mengharumkan nama sekolah dengan tampil membawakan lagu-lagu kebangsaan di Griya Agung pada perayaan HUT RI ke-80.
Pada tahun ini, Seli mendapat kehormatan tampil di Griya Agung setelah ditunjuk sebagai utusan dari sekolah. Penampilan tersebut bukanlah pengalaman pertama baginya. Tahun lalu, ia juga dipercaya bernyanyi di Istana Gubernur bertepatan dengan keberhasilannya lolos ke ajang FLS2N tingkat nasional.
Dalam perayaan HUT RI ke-80 ini, Seli membawakan tiga lagu, yaitu Indonesia Pusaka, Rayuan Pulau Kelapa, dan Rimbang Kemambang. Persiapan yang ia jalani cukup beragam, mulai dari beradaptasi dengan perwakilan dari sekolah lain, mengikuti gladi resik di Istana, hingga menyiapkan kostum sesuai ketentuan panitia. Seli memilih mengenakan baju adat Bali modern untuk penampilannya. Pada hari-H, ia bahkan memulai persiapan sejak pukul 03.30 pagi untuk make up sebelum berangkat ke Griya Agung.
“Perasaan saya tentu saja bangga dan terhormat bisa menyumbangkan suara di Istana Gubernur sekaligus menghibur para tamu undangan dan pejabat,” ungkap Seli. Baginya, salah satu momen paling berkesan adalah kesempatan berfoto bersama para pejabat, yang menjadi inspirasi untuk berkontribusi lebih besar bagi bangsa. Selain itu, pengalaman ini juga memperkaya persahabatannya dengan teman-teman dari berbagai sekolah di Sumatera Selatan.
Motivasi terbesar Seli datang dari kecintaannya pada musik dan bernyanyi. Ia menyebut musik sebagai sumber kebahagiaan dan ketenangan yang selalu menginspirasinya untuk terus berkarya. Ke depan, ia berharap semakin banyak generasi penerus di bidang vokal yang mampu mengharumkan nama sekolah. Ia juga berpesan agar sekolah tetap mendukung kegiatan seni, khususnya dalam bidang tarik suara.
Sebagai penutup, Seli memberi motivasi kepada teman-temannya: “Jangan pernah takut untuk mencoba dan berkompetisi. Setiap usaha harus dibarengi dengan doa dan keyakinan, karena melalui keberanian itulah kita bisa menemukan potensi terbaik dalam diri kita.” (Ignas)