SEKILAS INFO
01-03-2024
  • 9 bulan yang lalu / PPDB Jalur TES dibuka Rabu, 1 November 2023 s.d. Rabu, 31 Januari 2024. Melalui website : ppdb.smaxaverius1.sch.id INFO lebih jelas bisa di lihat di menu Info PPDB diatas.
11
Feb 2024
Secara Nasional, Tim Cerdas Cermat Sumsel Meraih Juara 2, Maria: Perjuangan Kami Melampaui Target

MERAIH juara 2!. Bangga atas prestasi CCR remaja dari Sumatera Selatan. Berikut tulisan ini berdasarkan hasil wawancara dengan Maria Cecilia Cahaya (Kamis, 8 Februari 2023).

Cerdas Cermat Rohani (CCR) kategori remaja merupakan salah satu mata lomba Pesparani Nasional 2023, lalu. Persis pelaksanaannya pada akhir Oktober 2023 di Jakarta.

Perlombaan yang diselenggarakan setiap dua (2) tahunan ini diikuti oleh peserta dari masing-masing propinsi se-Indonesia. Pesparani telah menyelenggarakan aneka mata perlombaan bagi umat Katolik se-Indonesia, baik untuk anak-anak, remaja, orang muda dan orang dewasa.

Pesparani (Pesta Paduan Suara Gerejani) Katolik Indonesia pertama di Ambon, kedua di Kupang – NTT, dan ketiga di Jakarta.

Tim CCR remaja dari Sumsel terdiri dari:

  • Franciscus Rafaell (SMA Xaverius 3 Palembang)
  • Joenathan Chrystian (SMP Xaverius Maria Palembang)
  • Maria Cecilia Cahaya (SMA Xaverius 1 Palembang)

Silakan Maria menjelaskan cikal bakal terbentuknya tim CCR remaja ini!

Sebelum terbentuk tim CCR ini telah 3 kali melewati tahapan seleksi. Selama tahun 2023, seleksi pertama bulan Maret, seleksi kedua bulan Agustus, dan seleksi tahap ketiga bulan September akhir.

Kami bertiga mulai latihan bareng sejak seleksi CCR yang kedua, bulan Agustus. Jadi dari bulan Agustus hingga bulan November kami berlatih bersama.

Namun, yang menariknya untuk seleksi tahap pertama, karna asal sekolah kami beda-beda jadi kami latihan secara individual dengan pembimbing dari sekolah masing-masing (SMA Xaverius 3, SMP Xaverius Maria, dan SMA Xaverius 1).

Siapa saja para pendamping atau pelatih yang secara intens mengadakan pelatihan?

Untuk pelatih CCR, ada bu Launa Laura, beliau guru agama dari SMP Xaverius Maria. Ada juga pak Gatot dan pak Harmadi yang biasanya ikut membantu terutama saat eksibisi di pada hari Minggu.

Selama persiapan lomba CCR, apa yang berkesan?

Yang paling berkesan menurut saya adalah momen saat karantina sebelum berangkat ke Jakarta. Jadi, sekitar seminggu sebelum berangkat, kami dikarantina di Yayasan Xaverius selama 2 hari 1 malam.

Sebelum karantina, kami masih canggung satu sama lain. Bahkan saat kami latihan, kami gak pernah ngobrol. Kami cuman saling diem-dieman.

Namun, semenjak karantian itu, kami jadi lebih akrab. Bisa dibilang kekompakan kami sebagai tim mulai lebih erat saat karantina itu.

Tim-tim yang masuk babak final dan menjuarai CCR remaja:

  • Juara 1 tim CCR remaja dari Nusa Tenggara Timur (NTT)
  • Juara 2 tim CCR remaja dari Sumatera Selatan (Sumsel)
  • Juara 3 tim CCR dari Sulawesi Utara (Sulut)

Maria, apa komentarmu setelah tim dari Sumsel mendapat juara 2?

Kami sangat puas dengan hasil yang kami raih. Persiapan yang kami lakukan selama berbulan-bulan ternyata membuahkan hasil yang manis.

Kontingen dari Provinsi Sumsel menargetkan tim CCR remaja agar bisa mendapat medali perak. Tetapi kami dapat melebihi target, juara 2.

Sejujurnya, sebelum lomba, kami bertiga hanya berharap bisa lolos ke babak semifinal. Dengan demikian kami bisa masuk babak final. Yang paling penting bagi kami saat itu adalah bisa masuk babak final. Tapi kami tidak menyangka bisa mendapat juara 2!

Demikianlah hasil wawancara singkat saya dengan Maria, siswi kelas X-7 SMA Xaverius 1 Palembang. Salut atas prestasi yang luar biasa tersebut. Tetap tekun dalam belajar untuk meraih mimpi-mimpi besar kalian semua. Tuhan memberkati.*** (Ignas)