{"id":5007,"date":"2026-03-16T16:59:45","date_gmt":"2026-03-16T09:59:45","guid":{"rendered":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/?p=5007"},"modified":"2026-03-16T16:59:46","modified_gmt":"2026-03-16T09:59:46","slug":"tidak-sekadar-datang-dan-pulang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/?p=5007","title":{"rendered":"Tidak Sekadar Datang dan Pulang"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Belajar Memimpin dari Perjalanan Velicia di OSISKA<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Bagi sebagian siswa, sekolah sering kali terasa seperti rutinitas yang sama: datang pagi, mengikuti pelajaran, lalu pulang. Namun bagi <strong>Velicia<\/strong>, siswi kelas XIA.1.2.2, masa SMA adalah kesempatan yang terlalu berharga jika hanya diisi dengan pola \u201csekolah\u2013pulang\u2013sekolah\u2013pulang\u201d.<\/p>\n\n\n\n<p>Karena itulah ia memilih melangkah lebih jauh: <strong>terlibat dalam organisasi siswa, OSISKA<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Dari Minat Berorganisasi<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Ketertarikan Velicia pada organisasi sebenarnya bukan sesuatu yang baru. Sejak SMP ia sudah aktif di OSIS. Pengalaman itu membuatnya sadar bahwa organisasi bukan sekadar kegiatan tambahan, tetapi <strong>ruang belajar yang sangat nyata tentang kehidupan<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika memasuki SMA, ia pun tidak ragu melanjutkan langkahnya.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSaya mengikuti OSISKA karena memang suka berorganisasi,\u201d katanya. \u201cSelain itu saya ingin menambah pengalaman, belajar bagaimana berorganisasi dengan benar, dan memperluas pertemanan.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Pada periode sebelumnya, Velicia bergabung di <strong>Sekbid 8<\/strong>, bidang yang banyak berkaitan dengan kegiatan seni, budaya, dan kreativitas siswa.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Velicia-2-1024x683.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-5009\" srcset=\"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Velicia-2-1024x683.jpeg 1024w, https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Velicia-2-300x200.jpeg 300w, https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Velicia-2-768x512.jpeg 768w, https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Velicia-2.jpeg 1500w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Belajar di Tengah Kesibukan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu pengalaman yang paling membekas bagi Velicia adalah ketika tim OSISKA mempersiapkan <strong>FORXA<\/strong>, sebuah rangkaian kegiatan besar di sekolah.<\/p>\n\n\n\n<p>Persiapan acara itu tidaklah ringan. Banyak hal harus disiapkan: koordinasi panitia, pengaturan lomba, hingga memastikan semua kegiatan berjalan dengan baik.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cYang paling berkesan adalah saat-saat persiapan FORXA dan hari-H acara,\u201d kenangnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Kesibukan itu bahkan membuatnya untuk pertama kalinya <strong>pulang malam dari sekolah<\/strong>. Bagi sebagian orang, itu mungkin melelahkan. Tetapi bagi Velicia, pengalaman itu justru membuka mata bahwa sebuah kegiatan besar tidak pernah lahir dari kerja satu orang saja.<\/p>\n\n\n\n<p>Ia belajar bahwa <strong>kerja tim, tanggung jawab, dan ketekunan<\/strong> adalah kunci agar sebuah program dapat berhasil.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Tidak Ingin Masa SMA Berlalu Biasa Saja<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Setelah melewati satu periode kepengurusan, Velicia sebenarnya bisa saja memilih berhenti dan kembali menjalani kehidupan sekolah seperti biasa.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun ia merasa ada sesuatu yang kurang jika masa SMA hanya diisi dengan rutinitas belajar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\">\u201cSaya berpikir, kalau hanya sekolah lalu pulang, rasanya masa SMA saya jadi sia-sia,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari pemikiran sederhana itulah ia mengambil keputusan penting: <strong>mendaftar kembali menjadi pengurus OSISKA pada periode berikutnya<\/strong>, bahkan dengan keinginan untuk mengambil tanggung jawab yang lebih besar.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Velicia-3-1024x683.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-5010\" srcset=\"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Velicia-3-1024x683.jpeg 1024w, https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Velicia-3-300x200.jpeg 300w, https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Velicia-3-768x512.jpeg 768w, https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Velicia-3.jpeg 1500w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Mengambil Peran Lebih Besar<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Pada periode <strong>OSISKA 70<\/strong>, Velicia dipercaya menjadi <strong>Sekretaris 1<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Peran ini tentu berbeda dengan sebelumnya. Jika dahulu ia lebih banyak terlibat dalam kegiatan bidang, kini ia harus memastikan berbagai administrasi organisasi berjalan dengan rapi: mulai dari pencatatan kegiatan, pengelolaan dokumen, hingga membantu koordinasi antarbidang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\">Tugas itu menuntut <strong>ketelitian, disiplin, dan kemampuan komunikasi<\/strong> yang baik.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun justru di situlah Velicia melihat kesempatan untuk bertumbuh.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Belajar dari Masa Lalu<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai bagian dari kepengurusan baru, Velicia dan timnya juga menyadari bahwa setiap organisasi selalu memiliki ruang untuk berkembang.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu tantangan yang mereka hadapi adalah <strong>memperbaiki kekurangan dari kegiatan-kegiatan sebelumnya<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cBagaimana caranya agar event yang kami jalani bisa lebih baik dan lebih menarik,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\">Selain itu, mereka juga berusaha memperbaiki hal yang sering menjadi tantangan dalam banyak organisasi: <strong>miskomunikasi dalam tim<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mengatasi hal itu, para pengurus OSISKA 70 berusaha membangun hubungan yang lebih dekat satu sama lain. Mereka belajar untuk lebih terbuka, saling mendengarkan, dan memahami satu sama lain.<\/p>\n\n\n\n<p>Karena mereka percaya bahwa organisasi yang kuat bukan hanya dibangun oleh program yang hebat, tetapi juga oleh <strong>relasi yang sehat di dalam tim<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Sekolah Kehidupan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Perjalanan Velicia menunjukkan satu hal penting: <strong>organisasi siswa adalah sekolah kehidupan<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Di dalamnya para siswa belajar hal-hal yang sering tidak diajarkan secara langsung di ruang kelas:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>bekerja sama dengan banyak orang<\/li>\n\n\n\n<li>mengelola tanggung jawab<\/li>\n\n\n\n<li>mengatasi kesalahan<\/li>\n\n\n\n<li>memperbaiki diri<\/li>\n\n\n\n<li>dan memimpin dengan hati.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Pengalaman seperti ini membentuk karakter yang akan sangat berguna di masa depan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Lebih dari Sekadar Pengurus<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Bagi Velicia, menjadi pengurus OSISKA bukan hanya soal jabatan atau kegiatan. Lebih dari itu, ini adalah perjalanan untuk membuat masa SMA menjadi <strong>lebih bermakna<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Karena pada akhirnya, masa sekolah bukan hanya tentang nilai dan ujian. Masa sekolah juga tentang <strong>belajar menjadi pribadi yang bertanggung jawab, berani mencoba, dan siap memimpin<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Dan Velicia telah memilih jalan itu.<\/p>\n\n\n\n<p>Bukan sekadar datang ke sekolah lalu pulang,<br>tetapi <strong>meninggalkan jejak kecil yang berarti bagi komunitasnya. *** (Ignas)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Belajar Memimpin dari Perjalanan Velicia di OSISKA Bagi sebagian siswa, sekolah sering kali terasa seperti rutinitas yang sama: datang pagi, mengikuti pelajaran, lalu pulang. Namun bagi Velicia, siswi kelas XIA.1.2.2, masa SMA adalah kesempatan yang terlalu berharga jika hanya diisi dengan pola \u201csekolah\u2013pulang\u2013sekolah\u2013pulang\u201d. Karena itulah ia memilih melangkah lebih jauh: terlibat dalam organisasi siswa, OSISKA. Dari Minat Berorganisasi Ketertarikan Velicia pada organisasi sebenarnya bukan sesuatu yang baru. Sejak SMP ia sudah aktif di OSIS. Pengalaman itu membuatnya sadar bahwa organisasi bukan sekadar kegiatan tambahan, tetapi ruang belajar yang sangat nyata tentang kehidupan. Ketika memasuki SMA, ia pun tidak ragu melanjutkan langkahnya. \u201cSaya mengikuti OSISKA karena memang suka berorganisasi,\u201d katanya. \u201cSelain itu saya ingin menambah pengalaman, belajar bagaimana berorganisasi dengan benar, dan memperluas pertemanan.\u201d Pada periode sebelumnya, Velicia bergabung di Sekbid 8, bidang yang banyak berkaitan dengan kegiatan seni, budaya, dan kreativitas siswa. Belajar di Tengah Kesibukan Salah satu pengalaman yang paling membekas bagi Velicia adalah ketika tim OSISKA mempersiapkan FORXA, sebuah rangkaian kegiatan besar di sekolah. Persiapan acara itu tidaklah ringan. Banyak hal harus disiapkan: koordinasi panitia, pengaturan lomba, hingga memastikan semua kegiatan berjalan dengan baik. \u201cYang paling berkesan adalah saat-saat persiapan FORXA dan hari-H acara,\u201d kenangnya. Kesibukan itu bahkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":5008,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[4,261],"tags":[474,49,450],"class_list":["post-5007","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kesiswaan","category-percikan-pengalaman","tag-osiska-70","tag-sma-xaverius-1-palembang","tag-velicia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5007","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5007"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5007\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5011,"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5007\/revisions\/5011"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/5008"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5007"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5007"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5007"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}