{"id":4990,"date":"2026-03-14T21:23:44","date_gmt":"2026-03-14T14:23:44","guid":{"rendered":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/?p=4990"},"modified":"2026-03-14T21:23:45","modified_gmt":"2026-03-14T14:23:45","slug":"dari-kasih-pada-hewan-hingga-cita-cita-internasional-kisah-ibrene-catherine-tarigan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/?p=4990","title":{"rendered":"Dari Kasih pada Hewan Hingga Cita-cita Internasional: Kisah Ibrene Catherine Tarigan"},"content":{"rendered":"\n<p>Ibrene Catherine Tarigan, siswi kelas XIIA.1.2.2, baru saja menorehkan prestasi luar biasa: diterima di <strong>International Undergraduate Program (IUP) Universitas Gadjah Mada<\/strong>, salah satu universitas terbaik di Indonesia, sekaligus memberi peluang belajar setara universitas luar negeri.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagi Ibrene, program ini bukan sekadar pilihan akademik. Ia melihat peluang ini sebagai jembatan untuk mewujudkan impian besar: menjadi dokter hewan yang mampu menghadirkan perawatan bagi semua hewan, termasuk yang terlantar di jalanan atau menghadapi prosedur yang tidak manusiawi di shelter dan laboratorium.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cJumlah dokter hewan di Indonesia masih sangat sedikit, dan biaya perawatan hewan peliharaan masih tinggi. Saya ingin membantu hewan-hewan ini, serta menemukan solusi untuk masalah seperti penyuntikan mati di shelter atau animal testing,\u201d jelas Ibrene.<\/p>\n\n\n\n<p>Motivasi Ibrene juga lahir dari pengalaman pribadi. Ia pernah kehilangan anjing kesayangan karena <strong>Parvovirus (Parvo)<\/strong>, penyakit yang menyerang anak anjing dan sering berakibat fatal. Kesedihan keluarga membuatnya bertekad untuk membantu hewan lain dan meringankan penderitaan pemilik yang mencintai peliharaannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Persiapan untuk IUP bukanlah hal mudah. Ibrene harus menulis <strong>motivation letter<\/strong>, mempersiapkan diri untuk <strong>tes tertulis GMST &amp; AcEPT<\/strong>, serta memoles kemampuan bahasa Inggris melalui <strong>TOEFL<\/strong>. Semua dilakukan sambil berkonsultasi dengan mentor dan mengikuti les tambahan. Bahkan di hari-hari menjelang ujian, Ibrene sempat flu parah karena kelelahan.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun semangatnya tak pernah padam. Meski tubuh terasa lelah, ia tetap belajar hingga H-2 ujian, sementara keluarga menyarankan untuk santai dan bermain. \u201cKalau saya nggak belajar, rasanya <em>nggak<\/em> tenang,\u201d ujarnya tersenyum.<\/p>\n\n\n\n<p>Yang mengejutkan, pengalaman ujian ternyata lebih dari sekadar tes akademik. Ia bertemu banyak calon mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) yang sama-sama lulus tes tertulis, berbagi cerita, jalan-jalan, makan bersama, hingga photobooth di Jogja. Aktivitas ini membuat pengalaman seleksi menjadi momen yang <strong>seru, menyenangkan, dan memperkaya<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"914\" src=\"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Ibrene-2-1024x914.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-4992\" srcset=\"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Ibrene-2-1024x914.jpeg 1024w, https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Ibrene-2-300x268.jpeg 300w, https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Ibrene-2-768x685.jpeg 768w, https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Ibrene-2-1536x1371.jpeg 1536w, https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/Ibrene-2.jpeg 1600w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Ibrene Catherine Tarigan<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Bagi Ibrene, prestasi bukan hanya tentang diterima di universitas unggulan, tapi juga tentang <strong>belajar mengelola stres, membangun relasi, dan meneguhkan impian untuk menolong sesama, dalam hal ini, para hewan yang tak bersuara<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Kisah Ibrene Catherine Tarigan adalah contoh inspiratif bagi teman sebaya dan generasi muda: bahwa dengan <strong>kerja keras, persiapan matang, dan hati yang peduli<\/strong>, impian besar dapat diraih, dan tindakan sederhana sehari-hari bisa menjadi langkah nyata menuju dunia yang lebih baik. ***(Ignas)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ibrene Catherine Tarigan, siswi kelas XIIA.1.2.2, baru saja menorehkan prestasi luar biasa: diterima di International Undergraduate Program (IUP) Universitas Gadjah Mada, salah satu universitas terbaik di Indonesia, sekaligus memberi peluang belajar setara universitas luar negeri. Bagi Ibrene, program ini bukan sekadar pilihan akademik. Ia melihat peluang ini sebagai jembatan untuk mewujudkan impian besar: menjadi dokter hewan yang mampu menghadirkan perawatan bagi semua hewan, termasuk yang terlantar di jalanan atau menghadapi prosedur yang tidak manusiawi di shelter dan laboratorium. \u201cJumlah dokter hewan di Indonesia masih sangat sedikit, dan biaya perawatan hewan peliharaan masih tinggi. Saya ingin membantu hewan-hewan ini, serta menemukan solusi untuk masalah seperti penyuntikan mati di shelter atau animal testing,\u201d jelas Ibrene. Motivasi Ibrene juga lahir dari pengalaman pribadi. Ia pernah kehilangan anjing kesayangan karena Parvovirus (Parvo), penyakit yang menyerang anak anjing dan sering berakibat fatal. Kesedihan keluarga membuatnya bertekad untuk membantu hewan lain dan meringankan penderitaan pemilik yang mencintai peliharaannya. Persiapan untuk IUP bukanlah hal mudah. Ibrene harus menulis motivation letter, mempersiapkan diri untuk tes tertulis GMST &amp; AcEPT, serta memoles kemampuan bahasa Inggris melalui TOEFL. Semua dilakukan sambil berkonsultasi dengan mentor dan mengikuti les tambahan. Bahkan di hari-hari menjelang ujian, Ibrene sempat flu parah karena kelelahan. Namun [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":4991,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[4,5],"tags":[473,285,49],"class_list":["post-4990","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kesiswaan","category-pendidikan","tag-ibrene-catherine-tarigan","tag-sma-bangau","tag-sma-xaverius-1-palembang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4990","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4990"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4990\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4993,"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4990\/revisions\/4993"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4991"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4990"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4990"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4990"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}