{"id":4596,"date":"2025-10-13T20:41:35","date_gmt":"2025-10-13T13:41:35","guid":{"rendered":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/?p=4596"},"modified":"2025-10-13T20:43:08","modified_gmt":"2025-10-13T13:43:08","slug":"empat-pelari-muda-xaverius-menemukan-diri-di-jalanan-korpri-run","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/?p=4596","title":{"rendered":"Empat Pelari Muda Xaverius: Menemukan Diri di Jalanan Korpri Run"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>PAGI<\/strong> itu (Sabtu, 11\/10\/2025) jalanan di depan kantor DPRD Sumatera Selatan berubah menjadi lautan manusia bersepatu lari. Ribuan pelari dari berbagai provinsi, mulai dari Kalimantan, Papua, hingga Sulawesi, memadati rute <em>Korpri Run<\/em>, ajang bergengsi yang digelar pemerintah. Di antara derap langkah cepat para atlet nasional, empat pelajar SMA Xaverius 1 Palembang tampak berlari dengan semangat yang tak kalah menyala.<\/p>\n\n\n\n<p>Mereka adalah <strong>Steve Sean Samuel<\/strong>, <strong>Bayu Grentino<\/strong>, <strong>Kenrick Liko<\/strong>, dan <strong>Rizky Athala Putra,<\/strong> empat anak muda yang memulai hobi jogging bukan dari lintasan stadion, melainkan dari keinginan sederhana: mencari kesehatan, ketenangan, dan jati diri.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Dari Coba-Coba Jadi Cinta Lari<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Steve Sean Samuel, siswa kelas XIA.1.2.1, adalah yang tercepat di antara rekan-rekannya dengan catatan waktu <strong>22 menit 35 detik<\/strong> (pace 4\u201931). \u201cSaya mulai tertarik jogging sejak Mei,\u201d ujarnya. \u201cAwalnya cuma lihat video di media sosial, coba-coba, eh malah ketagihan.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Ketagihan yang dimaksud bukan sembarangan. Dari sekadar hobi sore hari, kini Steve ingin menjadi <strong>atlet rekreasional<\/strong>, pelari yang tak hanya mengejar catatan waktu tapi juga keseimbangan hidup.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"677\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Steve-5-2-677x1024.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-4598\" srcset=\"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Steve-5-2-677x1024.jpeg 677w, https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Steve-5-2-198x300.jpeg 198w, https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Steve-5-2-768x1162.jpeg 768w, https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Steve-5-2.jpeg 921w\" sizes=\"auto, (max-width: 677px) 100vw, 677px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Steve<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Namun, baginya, tantangan terbesar bukan pada napas yang terengah, melainkan <strong>konsistensi dan mental<\/strong>. \u201cPikiran sering kali menyuruh kita menyerah di tengah jalan. Melawan diri sendiri itu berat,\u201d katanya mantap.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Bayu dan Langkah Melawan Malas<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Teman sekelasnya, <strong>Bayu Grentino<\/strong> (XIA.2.1), mencatat waktu <strong>24:09<\/strong> dengan pace 4\u201950. Ia mulai jogging sejak 4 Juni lalu.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cAwalnya saya cuma ingin isi waktu luang dengan hal bermanfaat,\u201d kata Bayu dengan senyum lebar. \u201cTapi ternyata jogging itu menyenangkan dan bikin sehat.\u201d<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"672\" height=\"1008\" src=\"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Bayu-2-2-1.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-4600\" srcset=\"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Bayu-2-2-1.jpeg 672w, https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Bayu-2-2-1-200x300.jpeg 200w\" sizes=\"auto, (max-width: 672px) 100vw, 672px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Bayu<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Meski begitu, Bayu tak menutupi sisi manusiawinya. \u201cKendala terbesar saya? Ya, rasa malas,\u201d ujarnya sambil tertawa kecil. \u201cLatihan itu harus konsisten. Kadang badan pengin rebahan, tapi kalau udah lari, semua jadi lega.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Kenrick: Lari untuk Lepas dari Stres<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Bagi <strong>Kenrick Liko<\/strong> (XIA.1.2.2), jogging bukan sekadar olahraga, tapi <strong>terapi pikiran<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSaya mulai empat bulan lalu. Lari itu mudah dilakukan, bikin sehat, dan bisa ngurangin stres,\u201d katanya ringan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"683\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Kenrck-683x1024.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-4601\" srcset=\"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Kenrck-683x1024.jpeg 683w, https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Kenrck-200x300.jpeg 200w, https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Kenrck-768x1152.jpeg 768w, https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Kenrck.jpeg 960w\" sizes=\"auto, (max-width: 683px) 100vw, 683px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Kenrick<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Meski mencatat waktu lebih lambat (<strong>34:46<\/strong>, pace 6\u201957), Kenrick menikmati setiap langkahnya. \u201cSaya nggak punya kendala apa-apa, karena saya menjalaninya dengan senang,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Rizky: Menemukan Diri yang Baru di Trek Lari<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Cerita paling reflektif datang dari <strong>Rizky Athala Putra<\/strong> (XIA.2.1), yang mulai jogging sejak Juli. Awalnya hanya ikut-ikutan teman, tapi justru menemukan sesuatu yang lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSaya merasa menemukan diri saya yang baru,\u201d katanya penuh keyakinan. \u201cSaya ingin jadi atlet rekreasional dan mempersiapkan diri untuk masa depan, bahkan masa tua saya.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, perjuangan Rizky tak lepas dari pergulatan batin. \u201cKendala saya ada di mental. Pikiran sering nyuruh saya berhenti di tengah latihan,\u201d ujarnya. \u201cTapi setiap kali berhasil melawan rasa malas itu, saya tahu saya sedang menang melawan diri sendiri.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Bukan Sekadar Lomba, Tapi Perjalanan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Rute <em>Korpri Run<\/em> yang menantang, dari kantor DPRD menuju Jalan Sumpah Pemuda, berbelok ke Angkatan 45 hingga kantor Gubernur lalu kembali, menjadi saksi perjalanan empat pelari muda ini. Mereka bukan sekadar berlari mengejar garis finis, tapi <strong>menemukan makna di setiap langkah<\/strong>: tentang disiplin, ketekunan, dan daya juang.<\/p>\n\n\n\n<p>Di tengah ribuan pelari dari berbagai penjuru negeri, mereka mungkin hanyalah empat siswa SMA. Tapi semangat mereka menegaskan satu hal: <strong>lari bukan soal siapa tercepat, melainkan siapa yang tak berhenti.<\/strong>*** (Ignas)<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"683\" height=\"1024\" src=\"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Rizki-683x1024.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-4602\" srcset=\"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Rizki-683x1024.jpeg 683w, https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Rizki-200x300.jpeg 200w, https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Rizki-768x1152.jpeg 768w, https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Rizki.jpeg 885w\" sizes=\"auto, (max-width: 683px) 100vw, 683px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Rizky<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PAGI itu (Sabtu, 11\/10\/2025) jalanan di depan kantor DPRD Sumatera Selatan berubah menjadi lautan manusia bersepatu lari. Ribuan pelari dari berbagai provinsi, mulai dari Kalimantan, Papua, hingga Sulawesi, memadati rute Korpri Run, ajang bergengsi yang digelar pemerintah. Di antara derap langkah cepat para atlet nasional, empat pelajar SMA Xaverius 1 Palembang tampak berlari dengan semangat yang tak kalah menyala. Mereka adalah Steve Sean Samuel, Bayu Grentino, Kenrick Liko, dan Rizky Athala Putra, empat anak muda yang memulai hobi jogging bukan dari lintasan stadion, melainkan dari keinginan sederhana: mencari kesehatan, ketenangan, dan jati diri. Dari Coba-Coba Jadi Cinta Lari Steve Sean Samuel, siswa kelas XIA.1.2.1, adalah yang tercepat di antara rekan-rekannya dengan catatan waktu 22 menit 35 detik (pace 4\u201931). \u201cSaya mulai tertarik jogging sejak Mei,\u201d ujarnya. \u201cAwalnya cuma lihat video di media sosial, coba-coba, eh malah ketagihan.\u201d Ketagihan yang dimaksud bukan sembarangan. Dari sekadar hobi sore hari, kini Steve ingin menjadi atlet rekreasional, pelari yang tak hanya mengejar catatan waktu tapi juga keseimbangan hidup. Namun, baginya, tantangan terbesar bukan pada napas yang terengah, melainkan konsistensi dan mental. \u201cPikiran sering kali menyuruh kita menyerah di tengah jalan. Melawan diri sendiri itu berat,\u201d katanya mantap. Bayu dan Langkah Melawan Malas Teman sekelasnya, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":4597,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[4],"tags":[433,434,435,432],"class_list":["post-4596","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kesiswaan","tag-bayu-grentino","tag-kenrick-liko","tag-rizky-athala-putra","tag-steve-sean-samuel"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4596","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4596"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4596\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4603,"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4596\/revisions\/4603"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4597"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4596"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4596"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4596"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}