{"id":4576,"date":"2025-10-07T22:00:20","date_gmt":"2025-10-07T15:00:20","guid":{"rendered":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/?p=4576"},"modified":"2025-10-07T22:07:11","modified_gmt":"2025-10-07T15:07:11","slug":"miftahul-jannah-tata-menyulam-impian-di-balik-kostum-dan-nada","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/?p=4576","title":{"rendered":"Miftahul Jannah (Tata): Menyulam Impian di Balik Kostum dan Nada"},"content":{"rendered":"\n<p>Di balik senyum lembut dan sorot mata penuh percaya diri, tersimpan semangat besar dari seorang remaja Palembang yang namanya kini mulai dikenal di dunia seni cosplay dan kompetisi pelajar. Ia adalah <strong>Miftahul Jannah<\/strong>, akrab disapa <strong>Tata<\/strong>, anak pertama dari dua bersaudara, sosok yang tidak hanya cerdas di bidang akademik, tetapi juga penuh pesona di dunia seni dan budaya pop Jepang.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Dari Buku, Nada, hingga Panggung Cosplay<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Sejak kecil, Tata tumbuh dalam lingkungan yang mendorong rasa ingin tahu dan disiplin. Ia gemar <strong>membaca<\/strong>, dan sudah <strong>mengikuti les vokal sejak TK<\/strong>. Dunia musik memberinya ruang berekspresi; dari <strong>lomba menyanyi<\/strong>, ia menemukan keindahan dalam nada. Namun, di balik harmoni itu, terselip kecintaannya pada hal-hal yang menantang logika, <strong>matematika dan bahasa Inggris<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Tak heran jika sederet prestasi akademik mengiringi langkahnya. Di tahun 2022, Tata memborong <strong>medali emas tingkat nasional<\/strong> di berbagai ajang bergengsi: <strong>OSPAN, Garuda Sains Student Competition<\/strong>, hingga <strong>NOSeC (National Outstanding Student e-Competition),<\/strong> semuanya dengan predikat <strong>A+<\/strong> baik di bidang <strong>Matematika<\/strong> maupun <strong>Bahasa Inggris<\/strong>. \u201cSaya selalu berusaha belajar dengan antusias. Semua bidang itu saling mendukung, seperti potongan puzzle yang membentuk diri saya,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"718\" height=\"1014\" src=\"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Tata-2-2.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-4578\" srcset=\"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Tata-2-2.jpeg 718w, https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Tata-2-2-212x300.jpeg 212w\" sizes=\"auto, (max-width: 718px) 100vw, 718px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Tata, dokumen pribadi<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Namun, dunia Tata tak berhenti di angka dan kata. Saat SMP, kecintaannya pada budaya Jepang memperkenalkannya pada dunia <strong>cosplay,<\/strong> seni menjiwai karakter anime, manga, atau gim dengan totalitas penuh. \u201cCosplay itu bukan sekadar kostum, tapi seni hidup sebagai karakter yang kita kagumi,\u201d katanya dengan mata berbinar.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Seni Menjadi Karakter<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Perjalanan Tata di panggung cosplay bukan sekadar hobi musiman. Ia menyiapkan setiap kostum, properti, dan rias wajah dengan ketelitian luar biasa. Tantangannya bukan main, &nbsp;membagi waktu antara <strong>sekolah, les piano, dan pembuatan properti cosplay<\/strong> yang bisa memakan waktu berbulan-bulan. \u201cTantangan terberat adalah menjaga harmoni antara semua kegiatan, tapi kalau dilakukan dengan cinta, semua terasa seimbang,\u201d ujarnya sambil tersenyum.<\/p>\n\n\n\n<p>Kerja keras itu membuahkan hasil. Dalam dua pekan terakhir saja, Tata menorehkan prestasi gemilang:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Juara 1 Coswalk Competition<\/strong> sebagai <em>Arturia Pendragon (Saber)<\/em> versi <em>Honkai Star Rail<\/em> pada ajang <strong>Sriwijaya Hobbies Fest<\/strong> di Opi Mall (28 September 2025).<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Juara 1 Coswalk Competition<\/strong> sebagai <em>Ju Fufu<\/em> dari gim <em>Zenless Zone Zero<\/em> dalam acara <strong>Naluri Kewibuan<\/strong> di Palembang Trade Centre (5 Oktober 2025).<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Kemenangan ini menambah panjang daftar prestasinya di dunia cosplay, setelah sebelumnya juga meraih:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Juara 1 Coswalk Competition<\/strong> sebagai <em>Stelle \u2013 Honkai Star Rail<\/em> (Honda Outside Java Cosplay Competition, 12 November 2023).<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Juara 1 Coswalk Competition<\/strong> sebagai <em>Lynette \u2013 Genshin Impact<\/em> (Denscember Party MIC Entertainment Dance Studio, 3 Desember 2023).<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Antara Ju Fufu dan Saber: Keteguhan Seorang Pejuang<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Ketika ditanya mengapa memilih karakter <strong>Ju Fufu<\/strong>, Tata menjawab dengan mantap,<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cJu Fufu itu harimau \u2018thiren\u2019 sakti yang berani memperjuangkan keadilan. Aku suka karakter yang loyal, cerdas, dan berani membela kebenaran. Itu seperti bagian dari diriku sendiri.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Begitu pula saat memerankan <strong>Arturia Pendragon (Saber)<\/strong>, ia tak sekadar meniru gaya seorang raja legendaris, tetapi berusaha menyalurkan jiwa kepemimpinan dan keteguhan hati sang karakter. Dari setiap tokoh yang ia perankan, Tata belajar tentang <strong>nilai keberanian, kesetiaan, dan tanggung jawab<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Harmoni di Antara Dunia<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Cosplay bukan satu-satunya panggung Tata. Dalam berbagai <strong>kompetisi karaoke Jepang<\/strong>, ia juga mengukir prestasi membanggakan:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Juara 1 Karaoke Competition<\/strong>, <em>Proud to be Youth<\/em> (Palembang Square Mall, 21\u201322 Oktober 2023).<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Juara 1 Japanese Karaoke<\/strong>, <em>My Heart Draws a Dream with LeCiel<\/em> (Transmart Studio Mini, 26 Februari 2023).<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Baginya, dunia musik dan cosplay tidak terpisah, keduanya saling menguatkan dalam ekspresi diri. \u201cBernyanyi dan cosplay sama-sama mengajarkan totalitas. Di panggung, aku harus percaya diri, memahami emosi karakter, dan menyalurkannya ke penonton.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Pesan dari Tata: Jadilah Dirimu, dan Beranilah Bermimpi<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Saat diumumkan sebagai <strong>Juara 1 Coswalk Naluri Kewibuan<\/strong>, Tata hanya bisa tersenyum haru. \u201cAlhamdulillah, I\u2019m very grateful. Untuk tampil satu menit di panggung, persiapannya bisa sampai dua bulan. Tapi setiap detik itu berharga,\u201d ucapnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagi Tata, kemenangan bukan segalanya. Ia ingin terus belajar, mengasah kemampuan, dan suatu hari kelak, mungkin melangkah ke <strong>World Cosplay Summit di Nagoya, Jepang<\/strong>, ajang tertinggi bagi para cosplayer dunia.<\/p>\n\n\n\n<p>Pesannya sederhana tapi kuat:<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cCintai karakter cosplay-mu. Riset, latihan, dan beranilah ambil risiko. Pengalaman adalah guru terbaik. Kalah atau menang itu biasa, tapi yang penting adalah bagaimana kamu tumbuh dari setiap panggung.\u201d<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"672\" height=\"896\" src=\"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Tata-3-2.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-4579\" srcset=\"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Tata-3-2.jpeg 672w, https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Tata-3-2-225x300.jpeg 225w, https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Tata-3-2-300x400.jpeg 300w, https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Tata-3-2-110x147.jpeg 110w\" sizes=\"auto, (max-width: 672px) 100vw, 672px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Tata dan beberapa prestasinya (dokumen pribadi)<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Dengan semangatnya yang tulus dan kerja keras tanpa henti, <strong>Tata menjadi simbol remaja yang berani bermimpi dan bekerja keras mewujudkannya,<\/strong> bukan hanya di ruang kelas, tapi juga di atas panggung yang penuh warna. Dalam setiap langkah dan lagu, dalam setiap sayatan pedang kostum dan senyum di wajahnya, <strong>Tata membuktikan bahwa seni dan kecerdasan bisa berjalan seiring dalam harmoni yang indah.<\/strong>*** (Ignas)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di balik senyum lembut dan sorot mata penuh percaya diri, tersimpan semangat besar dari seorang remaja Palembang yang namanya kini mulai dikenal di dunia seni cosplay dan kompetisi pelajar. Ia adalah Miftahul Jannah, akrab disapa Tata, anak pertama dari dua bersaudara, sosok yang tidak hanya cerdas di bidang akademik, tetapi juga penuh pesona di dunia seni dan budaya pop Jepang. Dari Buku, Nada, hingga Panggung Cosplay Sejak kecil, Tata tumbuh dalam lingkungan yang mendorong rasa ingin tahu dan disiplin. Ia gemar membaca, dan sudah mengikuti les vokal sejak TK. Dunia musik memberinya ruang berekspresi; dari lomba menyanyi, ia menemukan keindahan dalam nada. Namun, di balik harmoni itu, terselip kecintaannya pada hal-hal yang menantang logika, matematika dan bahasa Inggris. Tak heran jika sederet prestasi akademik mengiringi langkahnya. Di tahun 2022, Tata memborong medali emas tingkat nasional di berbagai ajang bergengsi: OSPAN, Garuda Sains Student Competition, hingga NOSeC (National Outstanding Student e-Competition), semuanya dengan predikat A+ baik di bidang Matematika maupun Bahasa Inggris. \u201cSaya selalu berusaha belajar dengan antusias. Semua bidang itu saling mendukung, seperti potongan puzzle yang membentuk diri saya,\u201d ungkapnya. Namun, dunia Tata tak berhenti di angka dan kata. Saat SMP, kecintaannya pada budaya Jepang memperkenalkannya pada dunia cosplay, seni [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":4577,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[4,252],"tags":[426,425,424,49],"class_list":["post-4576","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kesiswaan","category-pengalaman","tag-arturia-pendragon-saber","tag-ju-fufu","tag-miftahul-jannah-tata","tag-sma-xaverius-1-palembang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4576","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4576"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4576\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4581,"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4576\/revisions\/4581"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4577"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4576"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4576"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4576"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}