{"id":4556,"date":"2025-10-03T22:44:29","date_gmt":"2025-10-03T15:44:29","guid":{"rendered":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/?p=4556"},"modified":"2025-10-03T22:49:19","modified_gmt":"2025-10-03T15:49:19","slug":"dbl-dancer-xaverius-1-palembang-bersinar-layaknya-bintang-di-gor-sriwijaya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/?p=4556","title":{"rendered":"DBL Dancer Xaverius 1 Palembang: Bersinar Layaknya Bintang di GOR Sriwijaya"},"content":{"rendered":"\n<p>Lampu sorot, riuh tepuk tangan penonton, dan dentuman musik yang menggema di GOR Sriwijaya menjadi saksi perjalanan <strong>DBL Dancer SMA Xaverius 1 Palembang<\/strong> di ajang <strong>DBL Dance 2025<\/strong>. Dengan kostum penuh warna dan gerak yang padu, mereka berhasil menorehkan prestasi membanggakan: <strong>Juara 3<\/strong>, sebuah pencapaian yang lahir dari dedikasi, kerja keras, dan kebersamaan.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Dari Tegangan Latihan ke Harmoni Kebersamaan<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Latihan menjelang tampil bukan perkara mudah. <strong>Karin Jocelyn<\/strong>, siswi kelas XI.A2.1, masih mengingat betul suasana itu. \u201cCukup tegang, tapi kami selalu menanamkan mindset untuk memberikan penampilan terbaik apa pun yang terjadi,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun di balik keringat dan rasa lelah, ada momen hangat yang tak ternilai. Waktu istirahat siang sering mereka isi dengan canda tawa sambil berbagi makanan. Dari situ, kekompakan tumbuh bukan hanya sebagai tim, tetapi juga sebagai keluarga.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Shine Like a Star: Bersinar Bersama<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Tema tahun ini, <strong>\u201cShine like a star\u201d<\/strong>, benar-benar mereka hayati. Karin percaya bahwa setiap anggota tim memiliki cahaya sendiri. \u201cKami bersinar dengan bagian ikonik masing-masing, tapi tetap menyatu sebagai tim. Itu yang membuat kami benar-benar terasa seperti bintang di panggung,\u201d katanya penuh semangat.<\/p>\n\n\n\n<p>Makna kebersamaan ini juga mereka rasakan di balik panggung. Saat menunggu giliran tampil, alih-alih bersaing dengan dingin, para penari dari berbagai sekolah justru saling menyapa dan menyemangati. \u201cRasanya seperti keluarga besar. Kami tahu betul lelahnya persiapan. Dukungan itu yang membuat kami merasa lebih kuat,\u201d kenang Karin.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Strategi Menuju Panggung Juara<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Prestasi tak lahir begitu saja. Tim DBL Dancer Xaverius 1 membangun strategi dengan disiplin. Setiap usai latihan, mereka mengevaluasi kekurangan, menonton rekaman tim lain, lalu memperbaiki detail demi detail hingga nyaris tak ada celah. Dari proses panjang itu, lahirlah penampilan yang membawa mereka ke podium juara.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagi <strong>Clarissa Astrella<\/strong> (XII.A1.1.1), kemenangan ini menjadi kebanggaan tersendiri, terutama di mata keluarga. \u201cKeluarga saya sangat senang, bahagia, dan bangga atas kerja keras kami selama ini,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p>Clarissa juga berbagi bahwa tantangan terbesar ada pada lagu terakhir, bagian penutup yang menguras tenaga. \u201cItu momen saat kami harus menyalurkan seluruh energi yang tersisa,\u201d jelasnya. Inspirasi gerakan ia dapat dari grup K-pop asal Korea Selatan, <strong>AESPA<\/strong>, yang menjadi idolanya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"960\" height=\"896\" src=\"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Dance-4-2.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-4558\" srcset=\"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Dance-4-2.jpeg 960w, https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Dance-4-2-300x280.jpeg 300w, https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Dance-4-2-768x717.jpeg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 960px) 100vw, 960px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Lebih dari sekadar menari, Clarissa belajar arti kerjasama tim. \u201cDengan selalu bekerja sama, peduli, dan peka terhadap satu sama lain, kami bisa semakin kompak untuk mencapai tujuan,\u201d ungkapnya. Ia pun menekankan perbedaan menari sekadar untuk hobi dengan menari dalam kompetisi: keseriusan, konsistensi, dan fokus menjadi kunci.<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu, bagaimana ia mengatasi gugup? Clarissa punya cara sederhana tapi kuat: percaya diri, berdoa, dan meminta dukungan dari orang tua serta teman dekat.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Pesan untuk Generasi Berikutnya<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Bagi Karin dan rekan-rekannya, kemenangan ini bukanlah akhir, melainkan warisan semangat bagi adik-adik kelas. \u201cJika merasa tidak bisa mengalahkan tim lain, jadikan perasaan itu motivasi. Tanamkan mindset bahwa kalian bisa. Di DBL Dance, bukan hanya fisik yang dibutuhkan, tapi juga kekuatan mental. Dan yang terpenting, kalian berjuang sebagai satu tim yang solid dan harmonis,\u201d tegas Karin.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Cahaya yang Tak Pernah Padam<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Tim ini terdiri dari 12 penari muda penuh bakat: <strong>Richelle Katlyn<\/strong> (kapten), <strong>Alsa Qonitania<\/strong>, <strong>Clarissa Astrella<\/strong>, <strong>Electra Cecilia Salim<\/strong>, <strong>Gwen Evelyn Kurniawan<\/strong>, <strong>Immanuela Pricilia<\/strong>, <strong>Karin Jocelyn<\/strong>, <strong>Kimberly Budiman<\/strong>, <strong>Marcella Herlyne Basri<\/strong>, <strong>Maria Jechinta<\/strong>, <strong>Sieni Pratiwi<\/strong>, dan <strong>Valencia Vedericha<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Mereka datang dari kelas yang berbeda, usia yang berbeda, bahkan karakter yang berbeda, namun di atas panggung, semua perbedaan itu melebur jadi harmoni.<\/p>\n\n\n\n<p>DBL Dance 2025 telah menjadi panggung yang mengajarkan mereka arti kerja keras, persahabatan, dan mimpi. Mereka telah membuktikan bahwa cahaya seorang bintang tidak lahir sendirian, melainkan bersinar semakin terang ketika bersama.<\/p>\n\n\n\n<p>Dan dari panggung GOR Sriwijaya, cahaya bintang-bintang SMA Xaverius 1 Palembang itu akan terus dikenang: bahwa dengan dedikasi dan hati yang menyala, siapa pun bisa benar-benar <strong>bersinar layaknya bintang.<\/strong>*** (Ignas)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lampu sorot, riuh tepuk tangan penonton, dan dentuman musik yang menggema di GOR Sriwijaya menjadi saksi perjalanan DBL Dancer SMA Xaverius 1 Palembang di ajang DBL Dance 2025. Dengan kostum penuh warna dan gerak yang padu, mereka berhasil menorehkan prestasi membanggakan: Juara 3, sebuah pencapaian yang lahir dari dedikasi, kerja keras, dan kebersamaan. Dari Tegangan Latihan ke Harmoni Kebersamaan Latihan menjelang tampil bukan perkara mudah. Karin Jocelyn, siswi kelas XI.A2.1, masih mengingat betul suasana itu. \u201cCukup tegang, tapi kami selalu menanamkan mindset untuk memberikan penampilan terbaik apa pun yang terjadi,\u201d ujarnya. Namun di balik keringat dan rasa lelah, ada momen hangat yang tak ternilai. Waktu istirahat siang sering mereka isi dengan canda tawa sambil berbagi makanan. Dari situ, kekompakan tumbuh bukan hanya sebagai tim, tetapi juga sebagai keluarga. Shine Like a Star: Bersinar Bersama Tema tahun ini, \u201cShine like a star\u201d, benar-benar mereka hayati. Karin percaya bahwa setiap anggota tim memiliki cahaya sendiri. \u201cKami bersinar dengan bagian ikonik masing-masing, tapi tetap menyatu sebagai tim. Itu yang membuat kami benar-benar terasa seperti bintang di panggung,\u201d katanya penuh semangat. Makna kebersamaan ini juga mereka rasakan di balik panggung. Saat menunggu giliran tampil, alih-alih bersaing dengan dingin, para penari dari berbagai sekolah justru [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":4557,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[4],"tags":[418,285,49],"class_list":["post-4556","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kesiswaan","tag-dbl-dance-2025","tag-sma-bangau","tag-sma-xaverius-1-palembang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4556","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4556"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4556\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4560,"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4556\/revisions\/4560"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4557"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4556"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4556"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4556"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}