{"id":4444,"date":"2025-09-11T21:32:47","date_gmt":"2025-09-11T14:32:47","guid":{"rendered":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/?p=4444"},"modified":"2025-09-11T21:37:39","modified_gmt":"2025-09-11T14:37:39","slug":"harmoni-dalam-keberagaman-langkah-inspiratif-koko-cici-sumsel-2025","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/?p=4444","title":{"rendered":"Harmoni dalam Keberagaman: Langkah Inspiratif Koko Cici Sumsel 2025"},"content":{"rendered":"\n<p>Palembang kembali semarak dengan ajang budaya bergengsi <strong>Pemilihan Koko Cici Sumatera Selatan 2025<\/strong> yang digelar pada 12\u201316 Agustus di Palembang Indah Mall. Acara ini bukan hanya sekadar kontes kecantikan dan ketampanan, melainkan ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan identitas, kemampuan, sekaligus semangat menjaga dan memperkenalkan budaya Tionghoa yang hidup berdampingan dengan kekayaan tradisi lokal.<\/p>\n\n\n\n<p>Di antara para semi-finalis yang penuh talenta, dua nama mencuri perhatian: <strong>Christian Pratama<\/strong>, siswa kelas XIIA.3.2 SMA Xaverius 1 Palembang, yang melangkah sebagai <strong>Koko<\/strong>, serta <strong>Keisya Audrey<\/strong> dari IGS yang tampil memukau sebagai <strong>Cici<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagi Christian, ajang Koko Cici bukan sekadar gelar. Ia melihatnya sebagai <strong>tanggung jawab moral dan sosial<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cMenjadi bagian dari Koko Cici bukan hanya simbol budaya, tetapi juga peluang untuk membawa perubahan positif bagi masyarakat. Saya ingin membuktikan bahwa generasi muda mampu aktif, berprestasi, dan menginspirasi, baik di tingkat nasional maupun internasional,\u201d ungkapnya penuh semangat.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai siswa SMA Xaverius 1 Palembang, Christian terbiasa dengan atmosfer sekolah yang menekankan <strong>disiplin, kerja sama, dan keberagaman<\/strong>. Pengalaman ini menempanya untuk berani tampil di depan umum, berkomunikasi dengan baik, dan menghargai perbedaan budaya. Tak heran, ia tampil percaya diri di panggung Koko Cici.<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih dari sekadar penampilan, ajang ini menjadi wadah untuk <strong>menghidupkan budaya Tionghoa<\/strong> agar tetap relevan. Para Koko dan Cici berperan sebagai duta budaya, mengemas seni, bahasa, kuliner, hingga tradisi agar bisa diterima generasi muda tanpa kehilangan nilai luhur yang dikandungnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Harapan Christian sederhana namun penuh makna:<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cGenerasi muda harus bangga dengan identitas budaya. Jangan melupakan akar kita, karena budaya adalah jembatan dari masa lalu ke masa depan. Dengan mencintai budaya, kita memperkuat persatuan dalam keberagaman.\u201d<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"622\" height=\"984\" src=\"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Koko-Kristian-2.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-4446\" srcset=\"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Koko-Kristian-2.jpeg 622w, https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Koko-Kristian-2-190x300.jpeg 190w\" sizes=\"auto, (max-width: 622px) 100vw, 622px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Christian Pratama<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Koko Cici Sumsel 2025 bukan hanya sebuah kompetisi. Ia adalah <strong>panggung inspirasi<\/strong> yang menunjukkan bahwa di tangan generasi muda, warisan budaya tidak hanya terjaga, tetapi juga berkembang, menjadi bagian penting dari wajah Sumatera Selatan yang penuh warna.*** (Ignas)<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Palembang kembali semarak dengan ajang budaya bergengsi Pemilihan Koko Cici Sumatera Selatan 2025 yang digelar pada 12\u201316 Agustus di Palembang Indah Mall. Acara ini bukan hanya sekadar kontes kecantikan dan ketampanan, melainkan ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan identitas, kemampuan, sekaligus semangat menjaga dan memperkenalkan budaya Tionghoa yang hidup berdampingan dengan kekayaan tradisi lokal. Di antara para semi-finalis yang penuh talenta, dua nama mencuri perhatian: Christian Pratama, siswa kelas XIIA.3.2 SMA Xaverius 1 Palembang, yang melangkah sebagai Koko, serta Keisya Audrey dari IGS yang tampil memukau sebagai Cici. Bagi Christian, ajang Koko Cici bukan sekadar gelar. Ia melihatnya sebagai tanggung jawab moral dan sosial. \u201cMenjadi bagian dari Koko Cici bukan hanya simbol budaya, tetapi juga peluang untuk membawa perubahan positif bagi masyarakat. Saya ingin membuktikan bahwa generasi muda mampu aktif, berprestasi, dan menginspirasi, baik di tingkat nasional maupun internasional,\u201d ungkapnya penuh semangat. Sebagai siswa SMA Xaverius 1 Palembang, Christian terbiasa dengan atmosfer sekolah yang menekankan disiplin, kerja sama, dan keberagaman. Pengalaman ini menempanya untuk berani tampil di depan umum, berkomunikasi dengan baik, dan menghargai perbedaan budaya. Tak heran, ia tampil percaya diri di panggung Koko Cici. Lebih dari sekadar penampilan, ajang ini menjadi wadah untuk menghidupkan budaya Tionghoa agar tetap [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":4445,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-4444","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tak-berkategori"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4444","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4444"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4444\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4448,"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4444\/revisions\/4448"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/4445"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4444"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4444"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/smaxaverius1.sch.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4444"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}